Politik Nagan Raya

Masa- masa sulit untuk dimengerti ditengah-tengah sibuknya pemilihan anggota legislatif Nagan Raya. Politik yang diperankan oleh orang yang berkuasa sangat sulit untuk dimengerti oleh masyarakat awam. hanya timbul satu pertanyaan dibenak hati masyarakat, ada apa dibalik politik yang diperankan oleh orang yang berkuasa dinagan raya? Kepentingan pribadikah atau kepentingan untuk kemajuan Nagan Raya kedepan? Wallahu’alam.

Pemulukada yang lalu (Pemilihan Bupati), seluruh pegawai honorer yang bekerja dipemerintahan diberhentikan dengan berbagai alasan, salah satu alasannya adalah tidak adanya anggaran di APBK untuk membayar upah pegawai honorer. dan selanjutnya dilakukan seleksi orang-orang yang berkwalitas yang akan dipanggil kembali untuk dapat bekerja sebagai tenaga honorer dipemerintahan.namun sayangnya, seleksi yang dilakukan tidak tepat sasaran, karena orang-orang yang dipanggil kembali adalah orang-orang yang punya kedekatan emosional dengan sang penguasa bukan orang-orang yang berkwalitas dan punya kemampuan.

Sekarang hal yang sama terjadi lagi, menyambut pemilihan legislatif juga diberlakukan skenario yang sama. seluruh tenaga hororer baik itu tenaga guru, tenaga kantoran maupun tenaga kebersihan. semua mereka diberhentikan dengan alasan yang tidak jelas. Dan dapat bekerja kembali dengan satu syarat yaitu harus ikut test secara umum dan tes secara khusus, yaitu bagi tenaga tenaga profesi. seperti guru bidang study dan lain-lain.

Tapi, yang lebih aneh lagi adalah seleksi CPNS 2013 yang lalu, yang mengikuti jalur umum semuanya diluluskan/ lewat test. namun permasalahannya adalah harus mengikuti beberapa syarat yang akan diajukan oleh penguasa. singkatnya mereka-mereka itu juga belum jelas. apalagi yang ikut test/ seleksi  yang dikategorikan dalam K1 dan K2, yang tidak ada kepastian sampai saat ini.

Apa yang terjadi sebenarnya dinagan raya??????