Lanjutkan pemilihan yg tetunda & atau adakan pemilihan baru.
Meulaboh. Universitas teuku umar (UTU) dibawah yayasan pendidikan teungku dirundeng meulaboh yang didirikan dengan Akta Notaris Hamanongan Silitonga, SH No. 45 tahun 1984 dan diubah dengan Akta Notaris Munir, SH No. 32 tahun 1996 kemudian diubah dengan Akta Notaris Azhar Ibrahim, SH No. 155 Tahun 2009 dengan nama Yayasan Pendidikan Teuku Umar Johan Pahlawan(yapentu jopah).

Asal mula adanya utu adalah; UTU milik pemerintah daerah yang membuka dua sekolah tinggi yaitu STI-P ( Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian) yang berkampus di ujong karang desa Suak Indra Puri jalan DR. Sutomo No 1 meulaboh dan STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam) yang berkampus di komplek mesjid nurul huda jalan teuku umar desa kampung belakang meulaboh .


Lanjutkan pemilihan yg tetunda & atau adakan pemilihan baru.
Meulaboh. Universitas teuku umar (UTU) dibawah yayasan pendidikan teungku dirundeng meulaboh yang didirikan dengan Akta Notaris Hamanongan Silitonga, SH No. 45 tahun 1984 dan diubah dengan Akta Notaris Munir, SH No. 32 tahun 1996 kemudian diubah dengan Akta Notaris Azhar Ibrahim, SH No. 155 Tahun 2009 dengan nama Yayasan Pendidikan Teuku Umar Johan Pahlawan(yapentu jopah).

Asal mula adanya utu adalah; UTU milik pemerintah daerah yang membuka dua sekolah tinggi yaitu STI-P ( Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian) yang berkampus di ujong karang desa Suak Indra Puri jalan DR. Sutomo No 1 meulaboh dan STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam) yang berkampus di komplek mesjid nurul huda jalan teuku umar desa kampung belakang meulaboh .

Pemrakarsa pertama lahirnya UTU adalah pada saat bupati Malik Ridwan Badai, S.H. yang sekaligus sebagai ketua yayasan teungku dirundeng meulaboh, kemudian ketua yayasan teungku dirundeng beralih kepada bupati Drs. T. Rusman (Alm), Drs, Nasruddin, Drs. Syahbuddin, Drs. Sofianis (Alm), Drs. T. Alamsyah Banta dan terakhir bupati Ramli.MS sebagai ketua yayasan karena bupati aceh barat maka dengan sendirinya menjadi ketua yayasan yang saat ini Pembina yayasan.

Menurut pengamatan gsf (grassroots society forum) semenjak tahun 1984 yang pertama adalah Akdemi pertanian yang di ketuanya adalah Alm Ir.Kaharuddin, kemudian diketui oleh Ir. Nasaruddin Ibrahim yang sekarang Bupati Aceh Tengah, Kemudian Akdemi Pertanian berubah bentuk menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) yang ketuanya adalah Ir. Zulfian Ahmad Mantan Bupati Aceh Jaya, setelah itu diganti ketua oleh Ir. Rusman Salam yang saat ini menjabat Kepala Skpd Bina Marga Aceh Jaya dan selanjutnya ketua Stip adalah Ir. T.Erwansyah, M.Si yang saat ini sedang mengambil S3 di Malaysia dan pada saat itu berubah nama menjadi Fakultas Pertanian yang digantikan Dekan fakultas pertanian oleh Ir. Ruszi Faizin, M.Si yang saat ini Pj. Rektor UTU dan yang terakhir saat ini PJ Dekan pertanian adalah Putra Susila, S.P.

Pada tahun 2006 Sekolah tinggi ilmu pertanian berubah bentuk menjadi Universitas Teuku Umar yang berkembang menjadi enam buah fakultas dan tiga belas jurusan ( 13 program study), Berdasarkan keputusan SK Dirjen Pendidikan Tinggi atas nama Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 262/D/0/2006 tanggal 10 Nopember 2006 dan telah diubah dengan Permendiknas Nomor 200/D/O/2009 Tanggal 31 Desember 2009.
Kelahiran UTU dengan visi: perguruan tinggi adalah menjadi universitas terdepan di tingkat regional, nasional, dan internasional dengan memiliki peran strategis terhadap pembangunan daerah dengan menghasilkan sumberdaya berilmu pengetahuan dan mengembangkan teknologi yang berkualitas dan berkepribadian islami dan misi: perguruan tinggi adalah mengkoordinasikan dan menyelenggarakan program pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, informasi dan seni budaya yang relevan dengan kebutuhan pembangunan baik regional, nasional, dan internasional. (2) menghasilkan dan menyebarkan hasil-hasil pengetahuan dan teknologi yang diperlukan untuk peningkatan produktivitas dan kualitas masyarakat melalui tenaga profesional yang islami.

Pada tahun 2009 yayasan teungku dirundeng meulaboh berubah menjadi yayasan yapentu jopah (yayasan pendidikan teuku umar johan pahlawan) yang pembina yayasan Bupati Aceh Barat Ramli.MS dengan ketua Yayasan Haji T. Bustami Puteh, S.E. Dan Rektor petama Drs.H. Alfian Ibrahim, MS.

Pemilihan Rektor Universitas Teuku Umar (UTU) yang berlansung pada hari kamis (5/8/2010) pukul 11.00 wib di Aula gedung kampus Alue Peunyareng untuk masa kepengurusan priode 2010-2014 yang turut dihadiri ketua yayasan T.Bustami Puteh, S.E. hadir juga para kandidat rektor, bedasarkan hasil pemilihan, masing-masing mendapat suara Drs. Alfian Ibrahim, MS mengatongi 9 (sembilan) suara dengan saingan Dr.Edwarsyah, S.P, MP yang mengatongi 8 (delapan) suara dan Ir. Abdul Malik ali, M.si tidak mendapat satupun suara dari total 17 (tujuh belas ) suara senat universitas yang diperebutkan.
Karena salah penafsiran statuta akhirnya pihak yayasan menetapkan PJ rektor utu. Ir Rusdi Faizin M.Si, menjadi penjabat Rektor Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh menggantikan pejabat lama, Drs Alfian Ibrahim, MS yang telah habis masa jabatannya pada akhir Oktober 2010 lalu. Dalam SK PJ disebutkan jabatan itu berlaku selama enam bulan ke depan yang akan berakhir pada bulan mei 2011.Lanjutkan pemilihan yang tertunda Berdasarkan pengamatan gsfaceh terhadap proses pemilihan rektor utu ada syarat yang terlupakan baik oleh senat universitas, panitia pemilihan dan yayasan, adapun syarat yang terlupakan yaitu sesuai statuta UTU pasal 25 ayat 1 senat universitas mempuyai tugas dan wewenang. huruf i) Mengajukan tiga orang calon Rektor kepada pengurus Yayasan, yang terpilih berdasarkan suara terbanyak dalam Sidang Senat Universitas untuk disahkan sebagai calon rektor oleh yayasan. huruf j) Memilih rektor melalui Sidang Paripurna Senat Universitas. huruf k) Mengajukan rektor terpilih kepada yayasan untuk di kukuhkan Sebagai rektor definitif. Baca statuta utu.

Jika dianalisa lebih mendalam pemilihan rektor utu berlansung dua kali sehingga saat ini tugas panitia dan senat mengirim tiga nama tersebut untuk disahkan dan setelah pengesahan calon baru senat memasuki huruf j). Memilih rektor melalui Sidang Paripurna Senat Universitas dan tahab berikutnya adalah meng inflimentasikan huruf k) Mengajukan rektor terpilih kepada yayasan untuk di kukuhkan Sebagai rektor definitif. Baca statuta utu pasal 25 .

Melalui rapat senat universitas jika dilanjutkan pemilihan yang sebelumnya telah tertunda maka dilakukan pemilihan kembali setelah disahkan calon rektor oleh yayasan, namun ini harus diputuskan melalui rapat senat universitas solusi mana yang diambil untuk UTU cepat ada rektor difinitif bukan memaksa pelaktikan rektor yang pemilihannya masih terindikasi cacat proses. Adakan pemilihan baru
Karena telah terjadi kemelut dan tarik menarik terhadap rektor utu maka solusi kedua diadakan pemilihan baru dengan kandidat rektor baru serta benar-benar merujuk pada statuta UTU, hal ini diputuskan oleh senat UTU dengan dua tawaran yaitu lanjutkan pemilihan yang lama atau lakukan pemilihan yang baru dengan konsekwensi tiga kandidat sebelumnya tidak maju lagi karena mereka merupakan senior tempat kita minta petuah jadi tempatkan mereka ditempat yang lebih tinggi, bukalah lembaran baru agar terbebas dari konflik internal UTU, do’a kami semoga utu cepat negri dambaan masyarakat barat selatan. Abdul Jalil (direktur Gsf) pemerhati pendidikan berdomisili dimeulaboh aceh barat.
BAGAIMANA PENDAPAT TEMAN-TEMAN…..? DAN ATAU SOLUSINYA…? MOHON PARTISIPASI!!!!!!