Kerinduan hati semakin menikam sukma

Menari penuh ejekan dalam bayangan

Aku hanya merindukanmu

Yang membawa seteguk nikmat rasa

Lalu terbang berimajinasi dalam dekapan

Terlelap dalam bendungan cinta yang mendalam

Hingga pada suatu sentuhan

Mengajakmu berjelaga diantara malam

Menelusuri bait-bait tubuh diantara balutan cumbuhan

Aku hanya mengucap kalimat tabu,

Namun selalu engkau nikmati setiap gerakan-gerakan jiwa

Yang berdansa diantara selimut-selimut tebal

Semakin dalam semakin liar kita berhayal

Diantara langit-langit yang menutup mata

Hanya bintang yang mengintip dari balik jendela

Lalu terhempas diantara kelopak bunga

Menyimpan madu diantara serbuk putik dan benang sari

Mari sayang

Kita cecapi perjamuan malam ini bersama nikmat sanubari